Selasa, 24 Februari 2015

Chatting Sebagai alat komunikasi

Chatting sudah tidak asing lagi untuk kalangan muda, bahkan sekarang banyak orang tua juga mulai mengenal istilah chatting. Untuk lebih mengenal apa sih sistem dibalik chatting ini, maka artikel TIK kali ini akan membahas tentang IRC atau Internet Relay Chatting.

IRC adalah fasilitas di internet yang memungkinakan pemakai melakkukan percakapan dalam bentuk bahasa tertulis secara interaktif dengan cara mengetik pada keyboard. IRC ini ditujukan untuk melakukan komunikasi dalam bentuk individual dan group untuk mendukung forum diskusi.

IRC menggunakan protokol TCP atau disebut Transmission Control Protocol. Secara operational IRC menggunakan SSL atau secure Socket Layer. SSL adalah protokol yang dirancang untuk menjamin keamanan dalam berkomunikasi untuk mencegah penadapan oleh orang lain. SSL ini tidak hanya diterapkan untuk chatting tetapi juga diterapkan untuk WWW dan e-mail.

Komunikasi dengan menggunakan IRC disebut chatting. Komunikasi seperti ini sangat bermanfaat, terutama bila kita ingin bercakap-cakap secara langsung dengan orang lain yang lokasinya sangat jauh, tetapi tidak memungkinkan atau terlalu mahal untuk berkomunikasi menggunakan telepon.

Untuk melakukan chatting, program klien IRC perlu dipersiapkan. mIRC dan Yahoo! Messenger merupakan contoh program klien IRC yang sangat terkenal di lingkungan WIndows, Selain itu Opera dan Firefox bisa dijadikan pilihan. Di lingkungan Linux, terdapat program seperti Kopete, Konversation, Opera dan X-chat. Saat ini beberapa situs Web memungkinkan melakukan chatting tanpa memerlukan prgoram IRC. Sebagai contoh Yahoo! Mail menyediakan fasilitas untuk melakukan komunikasi dalam bentuk tulisan. Google juga telah menyediakan layanan chatting ini yang disebut GTalk. Untuk menggunakan Gtalk ada dua cara yaitu dengan fasilitas gmail dan applikasi desktop dimana klien harus menginstallnya di komputer mereka.

Jika Anda berada dalam lingkungna Macintosh, saat ini mereka menggunakan layanan iMassege yang digunakan untuk chatting dan pengiriman gambar. tetapi hal ini hanya dapat dilakukan dalam lingkungan MAC saja tidak dapat digunakan dalam lingkungan windows. Tetapi saat ini sudah banyak layanan IRC yang dapat digunakan di MAC seperti yahoo messenger & Skype.

Tidak hanya berkomunikasi melalu tulisan, saat ini program IRC telah didukung dengan fasilitas voice dan video call dimana komunikasi dapat dilakukan dengan suara dan bertatap muka melalui fasilitas web cam yang telah tersedia sesuai dengan fasilitas komputer klien masing-masing.

Fungsi AND dan OR

Fungsi OR Penerapan fungsi ini tentu dikombinasikan dengan fungsi lain, misal untuk memilih salah satu diantara beberapa pilihan. Bentuk penulisan fungsi adalah sebagai berikut: =OR(logical1,logical2,…..) Logical atau logika adalah kondisi yang merupakan syarat yang akan diuji, Excel mengijinkan Anda membuat syarat yang dapat dipilih maksimal sebanyak 255 Fungsi AND AND secara harfiah artinya adalah dan, sebagai mana fungsi OR, fungsi ini juga tidak dapat berdiri sendiri dan penerapannya dikombinasikan dengan fungsi lain. Jika fungsi OR bersifat pilihan dari beberapa syarat, fungsi AND akan menghasilkan nilai TRUE (benar) jika semua syarat atau argument yang diuji benar. Atau akan menghasilkan nilai FALSE (salah) jika salah satu atau lebih argument bernilai salah.

Fungsi NOT

Fungsi NOT adalah fungsi yang berfungsi memberi pengertian “tidak”, dan memberi jawaban benar atau salah (True or False). Bentuk umum fungsi NOT adalah : NOT(logical) contoh : Jika dalam cells A2 kita beri nilai 70, kemudian di cells B2 kita isi dengan rumus “=NOT(A2=90)” maka hasilnya akan bernilai TRUE. Hal tersebut karena A2 bukan bernilai 90 maka fungsi tersebut bernilai benar.

Pemanfaatan Internet Untuk Bisnis

Home Internet Manfaat Internet untuk Bisnis Manfaat Internet untuk Bisnis 11-Sep-2013 Artikel Terkait Manfaat Internet untuk Bisnis – Orang menemukan berbagai manfaat internet untuk bisnis. Tidak seperti perusahaan yang tidak menggunakan Internet, perusahaan yang memiliki potensi untuk mengembangkan bisnis mereka, memperoleh penghasilan yang lebih besar dan menghemat uang dengan memilih untuk melakukan sebagian besar bisnis online mereka. Bisnis baru dan perusahaan yang didirikan juga meningkatkan visibilitas mereka karena aksesibilitas website. (baca juga: Manfaat internet Secara Umum) Manfaat Internet untuk Bisnis Usaha Kecil Di antara manfaat internet untuk usaha kecil yaitu bahwa internet menciptakan pasar yang kompetitif dimana usaha kecil mempunyai peluang untuk tumbuh sejumlah perusahaan besar. Pemasaran dan Periklanan Membuat website bisnis manfaat karena orang dapat memasarkan produk dan layanan mereka tanpa menggunakan teknik pemasaran tradisional seperti brosur, surat dan iklan surat kabar. Pemasaran online dapat menghemat uang perusahaan yg seharusnya dapat digunakan untuk cara tradisional iklan. Pelanggan yang lebih besar Manfaat utama dari internet untuk bisnis adalah potensi pertumbuhan pelanggan. Sebuah usaha kecil tanpa website mungkin bisa bersaing hanya dgn bisnis lokal lainnya. Namun, orang melakukan bisnis di Internet memiliki potensi untuk mendapat pelanggan dari seluruh dunia karena perusahaan internet yang buka 24 jam sehari. Memperluas Jaringan Manfaat lain dari Internet untuk bisnis meliputi ketersediaan untuk jaringan dengan pengusaha dan organisasi lainnya. Banyak pengusaha internet telah menciptakan organisasi dengan orang lain dalam bidang mereka di mana mereka dapat berbicara tentang tantangan dan manfaat dari bisnis internet. Ini pertukaran dorongan sering membantu bisnis baru mengalami pertumbuhan. Menghemat Uang Bisnis yang menggunakan Internet untuk transaksi dapat menghemat uang, mengurangi pemakaian kertas dan perlengkapan kantor lainnya. perusahaan dapat ganti surat atau fax cuma dengan e-mail. perusahaan juga dapat menaruh data-data di internet. Program Afiliasi Bisnis internet yang berpartisipasi dalam program afiliasi mendapatkan penghasilan tambahan dengan memasarkan produk dan jasa dari perusahaan lain di situs Web mereka. Banyak perusahaan yang secara teratur melakukan bisnis dengan perusahaan-perusahaan tertentu bergabung dengan program ini, yang membantu kedua perusahaan mendapatkan lebih banyak pelanggan dan pendapatan. Nah, demikian penting manfaat internet di bidang usaha. pakai internet untuk mendongkrak usaha anda saat ini juga !

Jaringan Komputer


JARINGAN Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Daftar Isi: Sejarah Jaringan Komputer Jenis Jaringan Komputer Model Referensi OSI dan Standarisasi Topologi Jaringan Komputer Ethernet SEJARAH JARINGAN KOMPUTER Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Gambar 1 Jaringan komputer model TSS Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat. Gambar 2 Jaringan komputer model distributed processing Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN. kembali ke atas JENIS JARINGAN KOMPUTER Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu; 1. Local Area Network (LAN) Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi. 2. Metropolitan Area Network (MAN) Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. 3. Wide Area Network (WAN) Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. 4. Internet Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet. 5. Jaringan Tanpa Kabel Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel. kembali ke atas MODEL REFERNSI OSI DAN STANDARISASI Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya. Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1. Tabel 1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet MODEL OSI TCP/IP PROTOKOL TCP/IP NO. LAPISAN NAMA PROTOKOL KEGUNAAN 7 Aplikasi Aplikasi DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas DNS (Domain Name Server) Data base nama domain mesin dan nomer IP FTP (File Transfer Protocol) Protokol untuk transfer file HTTP (HyperText Transfer Protocol) Protokol untuk transfer file HTML dan Web MIME (Multipurpose Internet Mail Extention) Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks NNTP (Networ News Transfer Protocol) Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup POP (Post Office Protocol) Protokol untuk mengambil mail dari server SMB (Server Message Block) Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows 6 Presentasi SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) Protokol untuk pertukaran mail SNMP (Simple Network Management Protocol) Protokol untuk manejemen jaringan Telnet Protokol untuk akses dari jarak jauh TFTP (Trivial FTP) Protokol untuk transfer file 5 Sessi NETBIOS (Network Basic Input Output System) BIOS jaringan standar RPC (Remote Procedure Call) Prosedur pemanggilan jarak jauh SOCKET Input Output untuk network jenis BSD-UNIX 4 Transport Transport TCP (Transmission Control Protocol) Protokol pertukaran data berorientasi (connection oriented) UDP (User Datagram Protocol) Protokol pertukaran data non-orientasi (connectionless) 3 Network Internet IP (Internet Protocol) Protokol untuk menetapkan routing RIP (Routing Information Protocol) Protokol untuk memilih routing ARP (Address Resolution Protocol) Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP RARP (Reverse ARP) Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware 2 Datalink LLC Network Interface PPP (Point to Point Protocol) Protokol untuk point ke point SLIP (Serial Line Internet Protocol) Protokol dengan menggunakan sambungan serial MAC Ethernet, FDDI, ISDN, ATM 1 Fisik Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar yang dihasilkan IEEE. Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang tertera pada Tabel 2. Tabel 2. Badan pekerja di IEEE WORKING GROUP BENTUK KEGIATAN IEEE802.1 Standarisasi interface lapisan atas HILI (High Level Interface) dan Data Link termasuk MAC (Medium Access Control) dan LLC (Logical Link Control) IEEE802.2 Standarisasi lapisan LLC IEEE802.3 Standarisasi lapisan MAC untuk CSMA/CD (10Base5, 10Base2, 10BaseT, dll.) IEEE802.4 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Bus IEEE802.5 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Ring IEEE802.6 Standarisasi lapisan MAC untuk MAN-DQDB (Metropolitan Area Network-Distributed Queue Dual Bus.) IEEE802.7 Grup pendukung BTAG (Broadband Technical Advisory Group) pada LAN IEEE802.8 Grup pendukung FOTAG (Fiber Optic Technical Advisory Group.) IEEE802.9 Standarisasi ISDN (Integrated Services Digital Network) dan IS (Integrated Services ) LAN IEEE802.10 Standarisasi masalah pengamanan jaringan (LAN Security.) IEEE802.11 Standarisasi masalah wireless LAN dan CSMA/CD bersama IEEE802.3 IEEE802.12 Standarisasi masalah 100VG-AnyLAN IEEE802.14 Standarisasi masalah protocol CATV kembali ke atas TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri. Topologi BUS Topologi bus terlihat pada skema di atas. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu: Keuntungan: Kerugian: - Hemat kabel - Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil - Layout kabel sederhana - Kepadatan lalu lintas - Mudah dikembangkan - Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi. - Diperlukan repeater untuk jarak jauh Topologi TokenRING Topologi TokenRING terlihat pada skema di atas. Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu: Keuntungan: Kerugian: - Hemat kabel - Peka kesalahan - Pengembangan jaringan lebih kaku Topologi STAR Merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu: Keuntungan: - Paling fleksibel - Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain - Kontrol terpusat - Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan - Kemudahaan pengelolaan jaringan Kerugian: - Boros kabel - Perlu penanganan khusus - Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis Topologi Peer-to-peer Network Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan. Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai. kembali ke atas ETHERNET Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian. Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian. Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar 3. Gambar 3. Contoh ethernet address. 48 bit angka agar mudah dimengerti dikelompokkan masing-masing 8 bit untuk menyetakan bilangan berbasis 16 seperti contoh di atas (00 40 05 61 20 e6), 3 angka didepan adalah kode perusahaan pembuat chip tersebut. Chip diatas dibuat oleh ANI Communications Inc. Contoh vendor terkenal bisa dilihat di Tabel 3, dan informasi lebih lengkap lainnya dapat diperoleh di http://standards.ieee.org/regauth/oui/index.html Tabel 3. Daftar vendor terkenal chip ethernet NOMOR KODE NAMA VENDOR 00:00:0C Sisco System 00:00:1B Novell 00:00:AA Xerox 00:00:4C NEC 00:00:74 Ricoh 08:08:08 3COM 08:00:07 Apple Computer 08:00:09 Hewlett Packard 08:00:20 Sun Microsystems 08:00:2B DEC 08:00:5A IBM Dengan berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host komputer dijaringan. 10Base5 Sistem 10Base5 menggunakan kabel coaxial berdiameter 0,5 inch (10 mm) sebagai media penghubung berbentuk bus seperti pad Gambar 4. Biasanya kabelnya berwarna kuning dan pada kedua ujung kebelnya diberi konsentrator sehingga mempunyai resistansi sebesar 50 ohm. Jika menggunakan 10Base5, satu segmen jaringan bisa sepanjang maksimal 500 m, bahkan jika dipasang penghubung (repeater) sebuah jaringan bisa mencapai panjang maksimum 2,5 km. Seperti pada Gambar 5, antara NIC (Network Interface Card) yang ada di komputer (DTE, Data Terminal Equipment) dengan media transmisi bus (kabel coaxial)-nya diperlukan sebuah transceiver (MAU, Medium Attachment Unit). Antar MAU dibuat jarak minimal 2,5 m, dan setiap segment hanya mampu menampung sebanyak 100 unit. Konektor yang dipakai adalah konektor 15 pin. Gambar 4. Jaringan dengan media 10Base5. Gambar 5. Struktur 10Base5. 10Base2 Seperti pada jaringan 10Base5, 10Base2 mempunyai struktur jaringan berbentuk bus. (Gambar 6). Hanya saja kabel yang digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan jenis twisted pair. Tidak diperlukan MAU kerena MAU telah ada didalam NIC-nya sehingga bisa menjadi lebih ekonomis. Karenanya jaringan ini dikenal juga dengan sebutan CheaperNet. Dibandingkan dengan jaringan 10Base5, panjang maksimal sebuah segmennya menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan bisa disambbung sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m. Sebuah segmen hanya mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Pada jaringan ini pun diperlukan konsentrator yang membuat ujung-ujung media transmisi busnya menjadi beresistansi 50 ohm. Untuk jenis konektor dipakai jenis BNC. Gambar 6. Jaringan dengan media 10Base5. Gambar 7. Struktur 10Base2. 10BaseT Berbeda dengan 2 jenis jaringan diatas, 10BaseT berstruktur bintang (star) seperti terlihat di Gambar 8. Tidak diperlukan MAU kerena sudah termasuk didalam NIC-nya. Sebagai pengganti konsentrator dan repeater diperlukan hub karena jaringan berbentuk star. Panjang sebuah segmen jaringan maksimal 100 m, dan setiap hub bisa dihubungkan untuk memperpanjang jaringan sampai 4 unit sehingga maksimal komputer tersambung bisa mencapai 1024 unit. Gambar 8. Jaringan dengan media 10BaseT. Gambar 9. Struktur 10BaseT. Menggunakan konektor modular jack RJ-45 dan kabel jenis UTP (Unshielded Twisted Pair) seperti kabel telepon di rumah-rumah. Saat ini kabel UTP yang banyak digunakan adalah jenis kategori 5 karena bisa mencapai kecepatan transmisi 100 Mbps. Masing-masing jenis kabel UTP dan kegunaanya bisa dilihat di Table 4. Tabel 4. Jenis kabel UTP dan aplikasinya. KATEGORI APLIKASI Category 1 Dipakai untuk komunikasi suara (voice), dan digunakan untuk kabel telepon di rumah-rumah Category 2 Terdiri dari 4 pasang kabel twisted pair dan bisa digunakan untuk komunikasi data sampai kecepatan 4 Mbps Category 3 Bisa digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan sampai 10 Mbps dan digunakan untuk Ethernet dan TokenRing Category 4 Sama dengan category 3 tetapi dengan kecepatan transmisi sampai 16 Mbps Category 5 Bisa digunakan pada kecepatan transmisi sampai 100 Mbps, biasanya digunakan untuk FastEthernet (100Base) atau network ATM 10BaseF Bentuk jaringan 10BaseF sama dengan 10BaseT yakni berbentuk star. Karena menggunakan serat optik (fiber optic) untuk media transmisinya, maka panjang jarak antara NIC dan konsentratornya menjadi lebih panjang sampai 20 kali (2000 m). Demikian pula dengan panjang total jaringannya. Pada 10BaseF, untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan kabel/media yang berbeda. Gambar 10. Struktur 10BaseF. Gambar 11. Foto NIC jenis 10Base5, 10Base2, dan 10BaseT. Fast Ethernet (100BaseT series) Selai jenis NIC yang telah diterangkan di atas, jenis ethernet chip lainnya adalah seri 100Base. Seri 100Base mempunyai beragam jenis berdasarkan metode akses datanya diantaranya adalah: 100Base-T4, 100Base-TX, dan 100Base-FX. Kecepatan transmisi seri 100Base bisa melebihi kecepatan chip pendahulunya (seri 10Base) antara 2-20 kali (20-200 Mbps). Ini dibuat untuk menyaingi jenis LAN berkecepatan tinggi lainnya seperti: FDDI, 100VG-AnyLAN dan lain sebagainya.

Browser

Pengertian Web Browser : Web Browser adalah suatu program atau software yang digunakan untuk menjelajahi internet atau untuk mencari informasi dari suatu web yang tersimpan didalam komputer. Awalnya, web browser berorientasi pada teks dan belum dapat menampilkan gambar. Namun, web browser sekarang tidak hanya menampilkan gambar dan teks saja, tetapi juga memutar file multimedia seperti video dan suara. Web browser juga dapat mengirim dan menerima email, mengelola HTML, sebagai input dan menjadikan halaman web sebagai hasil output yang informative. Dengan menggunakan web browser, para pengguna internet dapat mengakses berbagai informasi yang terdapat di internet dengan mudah. Fungsi Web Browser : Untuk menampilkan dan melakukan interaksi dengan dukumen-dokumen yang disediakan oleh web server Contoh Web Browser : 1. Mozilla Firefox 2. Google Chrome 3. Internet Explorer 4. Opera 5. Flock 6. Safari

Selasa, 17 Februari 2015

Fungsi LEFT,MID,dan RIGHT

LEFT mengembalikan karakter pertama atau beberapa karakter dalam string teks, berdasarkan jumlah karakter yang Anda tentukan.

Sintaks

LEFT(teks, [num_chars])

Sintaks fungsi ini memiliki argumen ini:
  • Teks    Diperlukan. String teks yang berisi karakter yang ingin Anda ekstrak.
  • Num_chars    Opsional. Tentukan jumlah karakter yang ingin diekstrak oleh LEFT.
    • Num_chars harus lebih besar daripada nol.
    • Jika num_chars lebih besar daripada panjang teks, maka LEFT mengembalikan semua teks.
    • Jika num_chars jenis dikosongkan, maka diasumsikan sebagai 1.

Contoh

Contoh 1: LEFT

Buku kerja di bawah ini memperlihatkan contoh fungsi ini. Periksalah contohnya, ubah rumus yang ada, atau masukkan rumus Anda sendiri untuk mempelajari cara kerja fungsi ini.
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.
Data
Harga Penjualan
Swedia
Rumus
Deskripsi
Hasil
=LEFT(A2,4)
Empat karakter pertama dalam string pertama
Penjualan
=LEFT(A3)
Karakter pertama dalam string kedua
S
 

Fungsi MIN dan MAX

MAX (Fungsi MAX)

Artikel ini menguraikan sintaks rumus dan penggunaan fungsiMAX dalam Microsoft Excel.

Deskripsi

Mengembalikan nilai terbesar dalam sekumpulan nilai.

Sintaks

MAX(number1, [number2], ...)
Sintaks fungsi MAX memiliki argumen berikut:
  • Number1, number2, ...    Number1 diperlukan, angka selanjutnya adalah opsional. Bilangan 1 sampai 255 yang ingin Anda cari nilai maksimumnya.

Keterangan

  • Argumen bisa berupa angka atau nama, array, atau referensi yang berisi angka-angka.
  • Nilai logika dan teks representasi angka yang Anda ketikkan secara langsung ke dalam daftar argumen akan dihitung.
  • Jika argumen berupa array atau referensi, hanya angka dalam array atau referensi itu yang digunakan. Sel kosong, nilai logika, atau teks dalam array atau referensi diabaikan.
  • Jika argumen tidak berisi angka, maka MAX mengembalikan 0 (nol).
  • Argumen yang merupakan nilai kesalahan atau teks yang tidak dapat diterjemahkan menjadi angka menyebabkan kesalahan.
  • Jika Anda ingin memasukkan nilai logika dan teks representasi angka dalam sebuah referensi sebagai bagian dari perhitungan, gunakan fungsi MAXA.

Contoh

Buku kerja di bawah ini memperlihatkan contoh fungsi ini. Periksalah contohnya, ubah rumus yang ada, atau masukkan rumus Anda sendiri untuk mempelajari cara kerja fungsi ini.
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.
Data
10
7
9
27
2
Rumus
Deskripsi
Hasil
=MAX(A2:A6)
Nilai terbesar dalam rentang A2:A6.
27
=MAX(A2:A6, 30)
Nilai terbesar dalam rentang A2:A6 dan nilai 30.
30



MIN (Fungsi MIN)

Artikel ini menguraikan sintaks rumus dan penggunaan fungsiMIN dalam Microsoft Excel.

Deskripsi

Mengembalikan angka terkecil dalam serangkaian nilai.

Sintaks

MIN(number1, [number2], ...)
Sintaks fungsi MIN memiliki argumen berikut:
  • Number1, number2, ...    Number1 opsional, angka selanjutnya opsional. Angka 1 sampai 255 yang ingin Anda cari nilai minimumnya.

Keterangan

  • Argumen dapat berupa angka atau nama, array, atau referensi yang berisi angka-angka.
  • Nilai logika dan teks representasi angka yang Anda ketikkan secara langsung ke dalam daftar argumen akan dihitung.
  • Jika argumen berupa array atau referensi, hanya angka dalam array atau referensi itu yang digunakan. Sel kosong, nilai logika, atau teks dalam array atau referensi diabaikan.
  • Jika argumen tidak berisi angka, maka MIN mengembalikan 0 (nol).
  • Argumen yang merupakan nilai kesalahan atau teks yang tidak dapat diterjemahkan menjadi angka menyebabkan kesalahan.
  • Jika Anda ingin memasukkan nilai logika dan teks representasi angka dalam sebuah referensi sebagai bagian dari perhitungan, gunakan fungsi MINA.

Contoh

Buku kerja di bawah ini memperlihatkan contoh fungsi ini. Periksalah contohnya, ubah rumus yang ada, atau masukkan rumus Anda sendiri untuk mempelajari cara kerja fungsi ini.
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.
Data
10
7
9
27
2
Rumus
Deskripsi
Hasil
=MIN(A2:A6)
Angka terkecil di rentang A2:A6.
2
=MIN(A2:A6,0)
Angka terkecil di rentang A2:A6 dan 0.
0























Fungsi SUM, SUMIF, dan SUMIFS

SUM (Fungsi SUM)

Artikel ini mendeskripsikan sintaks rumus dan penggunaan fungsiSUM di Microsoft Excel.

Deskripsi

Fungsi SUM menambah semua angka yang Anda tentukan sebagai argumen. Setiap argumen bisa merupakan rentang, referensi sel, array, konstanta, rumus, atau hasil dari fungsi lain. Sebagai contoh, SUM(A1:A5) menambah semua angka yang ada di sel A1 sampai A5. Contoh lainnya,, SUM(A1, A3, A5) menambah angka yang ada di sel A1, A3, dan A5.

Sintaks

SUM(number1,[number2],...)
Sintaks fungsi SUM memiliki argumen berikut:
  • number1    Diperlukan. Argumen angka pertama yang ingin Anda tambahkan.
  • number2, ...    Opsional. Argumen angka 2 sampai 255 yang ingin Anda tambahkan.

Keterangan

  • Jika argumen adalah array atau referensi, hanya angka di dalam array atau referensi itu yang dihitung. Sel kosong, nilai logika, atau teks dalam array atau referensi diabaikan.
  • Jika argumen adalah nilai kesalahan, atau jika argumen adalah teks yang tidak dapat diterjemahkan menjadi angka, Excel akan menampilkan kesalahan.

Contoh

Buku kerja di bawah ini memperlihatkan contoh fungsi ini. Periksalah contohnya, ubah rumus yang ada, atau masukkan rumus Anda sendiri untuk mempelajari cara kerja fungsi ini.
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.
Data
-5
15
30
'5
TRUE
Rumus
Deskripsi
Hasil
=SUM(3, 2)
Menambahkan 3 dan 2.
5
=SUM("5", 15, TRUE)
Menambahkan 5, 15 dan 1. Nilai teks "5" pertama-tama diterjemahkan menjadi angka, dan nilai logiks TRUE pertama-tama diterjemahkan menjadi angka 1.
21
=SUM(A2:A4)
Menambahkan nilai di sel A2 hingga A4.
40
=SUM(A2:A4, 15)
Menambahkan nilai di sel A2 hingga A4, lalu menambahkan 15 ke hasil tersebut.
55
=SUM(A5,A6, 2)
Menambahkan nilai di sel A5 dan A6, lalu menambahkan 2 ke hasil tersebut. Karena nilai non-numerik di dalam referensi tidak diterjemahkan — nilai di sel A5 ('5) dan nilai di sel A6 (TRUE) keduanya diperlakukan sebagai teks — nilai di sel tersebut diabaikan.
2

SUMIF (Fungsi SUMIF)

Artikel ini menguraikan sintaks rumus dan penggunaan fungsiSUMIF di Microsoft Excel.

Deskripsi

Anda bisa menggunakan fungsi SUMIF untuk menjumlahkan nilai dalam satu rentang yang memenuhi kriteria yang Anda tentukan. Sebagai contoh, di dalam kolom yang berisi angka, Anda hanya ingin menjumlahkan nilai-nilai yang lebih besar dari 5. Anda bisa menggunakan rumus berikut:
=SUMIF(B2:B25,">5")
Dalam contoh ini, kriteria itu akan diterapkan pada setiap nilai yang sama yang dijumlahkan. Jika Anda inginkan, Anda bisa menerapkan kriteria ke satu rentang dan menjumlahkan nilai yang terkait di rentang berbeda. Sebagai contoh, rumus =SUMIF(B2:B5, "John", C2:C5) hanya menjumlahkan nilai di rentang C2:C5, di mana sel yang terkait di rentang B2:B5 sama dengan "John."
Catatan   Untuk menjumlahkan sel berdasarkan beberapa kriteria, lihat fungsi SUMIFS.

Sintaks

SUMIF(rentang, kriteria, [sum_range])
Sintaks fungsi SUMIF memiliki argumen berikut:
  • rentang    Diperlukan. Rentang sel yang ingin Anda evaluasi menurut kriteria. Sel di setiap rentang harus merupakan angka atau nama, array, atau referensi yang berisi angka. Sel kosong atau nilai teks diabaikan.
  • kriteria    Diperlukan. Kriteria dalam bentuk angka, ekspresi, referensi sel, teks, atau fungsi yang menentukan sel apa yang akan ditambahkan. Sebagai contoh, kriteria dapat diekspresikan sebagai 32, ">32", B5, 32, "32", "apples", atau TODAY().
    Penting   Kriteria teks atau kriteria apa pun yang mencakup simbol logika atau matematika harus disertakan dalam tanda kutip ganda ("). Jika kriteria adalah numerik, tanda kutip ganda tidak diperlukan.
  • sum_range    Opsional. Sel aktual untuk ditambahkan, jika Anda ingin menambahkan sel yang lain dari yang sudah ditentukan di argumen rentang. Jika argumen sum_range dihilangkan, Excel menambahkan sel yang ditentukan di argumen range (sel yang sama di mana kriteria diterapkan).
Catatan  
  • Anda bisa menggunakan karakter wildcard — tanda tanya (?) dan tanda bintang (*) — sebagai argumen kriteria. Tanda tanya cocok dengan karakter tunggal apa pun; tanda bintang cocok dengan urutan karakter apa pun. Jika Anda ingin menemukan tanda tanya atau tanda bintang, ketikkan tilde (~) sebelum karakter.

Keterangan

  • Fungsi SUMIF mengembalikan hasil yang tidak benar bila Anda menggunakannya untuk mencocokkan string yang lebih panjang dari 255 karakter ke string #VALUE!.
  • Argumen sum_range tidak harus mempunyai ukuran dan bentuk yang sama dengan argumen range. Sel aktual yang ditambahkan ditentukan dengan menggunakan sel di paling kiri atas di dalam argumen sum_range sebagai sel awal, lalu menyertakan sel yang ukuran dan bentuknya sesuai dengan argumen range. Misalnya:
Jika rentangnya adalah
Dan sum_range adalah
Maka sel aktual adalah
A1:A5
B1:B5
B1:B5
A1:A5
B1:B3
B1:B5
A1:B4
C1:D4
C1:D4
A1:B4
C1:C2
C1:D4
Namun, bila argumen range dan sum_range di fungsi SUMIF tidak berisi jumlah sel yang sama, perhitungan ulang lembar kerja mungkin memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan.

Contoh

Contoh 1

Buku kerja di bawah ini memperlihatkan contoh fungsi ini. Periksalah contohnya, ubah rumus yang ada, atau masukkan rumus Anda sendiri untuk mempelajari cara kerja fungsi ini.
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.
Nilai Properti
Komisi
Data
$ 100.000,00
$ 7.000,00
$ 250.000,00
$ 200.000,00
$ 14.000,00
$ 300.000,00
$ 21.000,00
$ 400.000,00
$ 28.000,00
Rumus
Deskripsi
Hasil
=SUMIF(A2:A5,">160000",B2:B5)
Jumlah komisi untuk nilai properti di atas 160.000.
$ 63.000,00
=SUMIF(A2:A5,">160000")
Jumlah nilai properti di atas 160.000.
$ 900.000,00
=SUMIF(A2:A5,300000,B2:B5)
Jumlah komisi untuk nilai properti yang sama dengan 300.000.
$ 21.000,00
=SUMIF(A2:A5,">" & C2,B2:B5)
Jumlah komisi untuk nilai properti lebih besar dari nilai di C2.
$ 49.000,00
Untuk bekerja secara lebih mendalam dengan data contoh di Excel, unduh buku kerja yang disematkan ke komputer Anda, lalu buka di Excel.

Contoh 2

Buku kerja di bawah ini memperlihatkan contoh fungsi ini. Periksalah contohnya, ubah rumus yang ada, atau masukkan rumus Anda sendiri untuk mempelajari cara kerja fungsi ini.
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.
Kategori
Makanan
Penjualan
Sayuran
Tomatoes
$ 2.300,00
Sayuran
Celery
$ 5.500,00
Buah
Oranges
$ 800,00
Butter
$ 400,00
Sayuran
Carrots
$ 4.200,00
Buah
Apples
$ 1.200,00
Rumus
Deskripsi
Hasil
=SUMIF(A2:A7,"Buah",C2:C7)
Jumlah penjualan semua makanan dalam kategori "Buah".
$ 2.000,00
=SUMIF(A2:A7,"Sayuran",C2:C7)
Jumlah penjualan semua makanan dalam kategori "Sayuran".
$ 12.000,00
=SUMIF(B2:B7,"*es",C2:C7)
Jumlah penjualan semua makanan yang berakhiran "es" (Tomatoes, Oranges, dan Apples).
$ 4.300,00
=SUMIF(A2:A7,"",C2:C7)
Jumlah penjualan semua makanan yang tidak memiliki kategori khusus.
$ 400,00

SUMIFS (Fungsi SUMIFS)

Artikel ini menguraikan sintaks rumus dan penggunaan fungsiSUMIFS dalam Microsoft Excel.

Deskripsi

Menambahkan sel dalam rentang yang memenuhi beberapa kriteria. Misalnya, jika Anda ingin menambahkan angka dalam rentang A1:A20 hanya jika angka yang terkait dalam B1:B20 lebih besar dari nol (0) dan angka yang terkait dalam C1:C20 kurang dari 10, Anda bisa menggunakan rumus berikut:
=SUMIFS(A1:A20, B1:B20, ">0", C1:C20, "<10")
Penting   Susunan argumen berbeda antara fungsi SUMIFS dan SUMIF. Secara khusus, argumen sum_range adalah argumen pertama dalam SUMIFS, tapi merupakan argumen ketiga dalam SUMIF. Jika Anda menyalin dan mengedit fungsi serupa tersebut, pastikan Anda meletakkan argumen dalam urutan yang benar.

Sintaks

SUMIFS( sum_range , criteria_range1, criteria1, [criteria_range2, criteria2], ...)
Sintaks fungsi SUMIFS memiliki argumen berikut:
  • Sum_range    Diperlukan. Satu atau beberapa sel yang akan ditambahkan, termasuk angka atau nama, rentang, atau referensi sel yang berisi angka. Sel kosong atau nilai teks diabaikan.
  • Criteria_range1    Diperlukan. Rentang pertama untuk mengevaluasi kriteria yang terkait.
  • Criteria1    Diperlukan. Kriteria dalam bentuk angka, ekspresi, referensi sel, atau teks yang menentukan sel mana saja dalam argumen Criteria_range1 yang akan ditambahkan. Misalnya, kriteria dapat diekspresikan sebagai 32, ">32", B4, "apples", atau "32."
  • Criteria_range2, criteria2, …    Opsional. Rentang tambahan dan kriteria yang terkait. Hingga 127 pasangan rentang/kriteria yang diperbolehkan.

Keterangan

  • Tiap sel dalam argumen Sum_range dijumlahkan hanya jika semua kriteria yang terkait yang ditentukan benar untuk sel itu. Misalnya, anggaplah bahwa sebuah rumus berisi dua argumen Criteria_range. Jika sel pertama dari Criteria_range1 memenuhi Criteria1, dan sel pertama dari Criteria_range2 memenuhi Critera2, sel pertama dari Sum_range ditambahkan ke penjumlahan tersebut, dan seterusnya, untuk sel lainnya dalam rentang yang ditentukan.
  • Sel dalam argumen Sum_range yang berisi TRUE mengevaluasi ke 1; sel dalam Sum_range yang berisi FALSE mengevaluasi ke 0 (nol).
  • Tidak seperti argumen rentang dan kriteria dalam fungsi SUMIF, dalam fungsi SUMIFS, tiap argumen Criteria_range harus berisi jumlah baris dan kolom yang sama dengan argumen Sum_range.
  • Anda dapat menggunakan karakter wildcard — tanda tanya (?) dan tanda bintang (*) — dalam kriteria. Tanda tanya cocok dengan karakter tunggal apa pun; tanda bintang cocok dengan urutan karakter apa pun. Jika Anda ingin menemukan tanda tanya atau tanda bintang, ketikkan tilde (~) sebelum karakter.

Contoh

Buku kerja di bawah ini memperlihatkan contoh fungsi ini. Periksalah contohnya, ubah rumus yang ada, atau masukkan rumus Anda sendiri untuk mempelajari cara kerja fungsi ini.
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.

Fungsi NOW dan TODAY

Fungsi NOW dan TODAY

  • Fungsi NOW digunakan untuk mengetahui tanggal,bulan,tahun, waktu saat ini.
Rumus yang di gunakan : =NOW( )
  • Fungsi TODAY digunakan untuk mengetahui tanggal,bulan,tahun saat ini.
Rumus yang di gunakan : =TODAY( )

Fungsi Not

Fungsi Not adalah fungsi yang menyatakan apabila kondisi SALAH maka akan bernilai TRUE.
Contoh: =NOT(B1=25)
Contoh penerapan rumus: =IF(NOT(B1=25);”BENAR”;”COBA LAGI”)
Lihat pic13
Bisa dilihat pada gambar Coba Angka, dalam rumus yang kita buat, jika angka sama dengan 25 maka akan benilai FALSE sehingga yang terjadi adalah “COBA LAGI” sedangkan B1=25 tetapi karena memakai fingsi NOT maka jadi benilai False. Sedangkang apabila kita masukan angka selain 25 maka akan keluar “BENAR”.

Fungsi IF

IF (Fungsi IF)

Artikel ini menguraikan sintaks rumus dan penggunaan fungsiIF dalam Microsoft Excel.

Deskripsi

Fungsi IF mengembalikan satu nilai jika kondisi yang Anda tentukan mengevaluasi ke TRUE, dan nilai lain jika kondisi itu mengevaluasi ke FALSE. Misalnya, rumus =IF(A1>10,"Over 10","10 or less") mengembalikan "Over 10" jika A1 lebih besar dari 10, dan "10 or less" jika A1 kurang dari atau sama dengan 10.

Sintaks

IF(logical_test, [value_if_true], [value_if_false])
Sintaks fungsi IF memiliki argumen berikut.
  • Logical_test    Diperlukan. Nilai atau ekspresi yang bisa dievaluasi ke TRUE atau FALSE. Misalnya, A10=100 adalah ekspresi logika; jika nilai di dalam sel A10 sama dengan 100, ekspresi mengevaluasi ke TRUE. Kalau tidak, ekspresi mengevaluasi ke FALSE. Argumen ini dapat menggunakan operator kalkulasi perbandingan.
  • Value_if_true    Opsional. Nilai yang ingin Anda kembalikan jika argumen logical_test mengevaluasi ke TRUE. Misalnya, nilai argumen ini adalah string teks "Within budget" dan argumen logical_test mengevaluasi ke TRUE, fungsi IF mengembalikan teks "Within budget." Jika logical_test mengevaluasi ke TRUE dan argumenvalue_if_true dihilangkan (yaitu, hanya ada satu koma setelah argumen logical_test), maka fungsi IFmengembalikan 0 (nol). Untuk menampilkan kata TRUE, gunakan nilai logika TRUE untuk argumen value_if_true.
  • Value_if_false    Opsional. Nilai yang ingin Anda kembalikan jika argumen logical_test mengevaluasi ke FALSE. Misalnya, nilai argumen ini adalah string teks "Over budget" dan argumen logical_test mengevaluasi ke FALSE, fungsi IF mengembalikan teks "Over budget." Jika logical_test mengevaluasi ke FALSE dan argumenvalue_if_true dihilangkan (yaitu, hanya ada satu koma setelah argumen logical_test), maka fungsi IFmengembalikan nilai logika FALSE. Jika logical_test mengevaluasi ke FALSE dan nilai argumen value_if_falsedihilangkan (yaitu, hanya ada satu koma setelah argumen value_if_true), maka fungsi IF mengembalikan nilai 0 (nol).

Keterangan

  • Hingga 64 fungsi IF dapat ditumpukkan sebagai argumen Value_if_true dan Value_if_false untuk menyusun ujian-ujian lain yang lebih terperinci. (Lihat Contoh 3 untuk contoh fungsi-fungsi IF.) Alternatifnya, untuk menguji banyak kondisi, pertimbangkan penggunaan fungsi LOOKUP, VLOOKUP, HLOOKUP, atau CHOOSE. (Lihat Contoh 4 untuk contoh fungsi LOOKUP.)
  • Jika argumen untuk IF adalah array, maka setiap elemen array dievaluasi ketika pernyataan IF dilakukan.
  • Excel menyediakan fungsi tambahan yang dapat digunakan untuk menganalisis data Anda berdasarkan sebuah kondisi. Misalnya, untuk menghitung jumlah kemunculan string teks atau angka di dalam rentang sel, gunakan fungsi lembar kerja COUNTIF atau COUNTIFS. Untuk menghitung jumlah berdasarkan sebuah string teks atau angka di dalam rentang, gunakan fungsi lembar kerja SUMIF atau SUMIFS.

Contoh

Buku kerja di bawah memperlihatkan contoh fungsi ini. Periksalah contohnya, ubah rumus yang ada, atau masukkan rumus Anda sendiri untuk mempelajari cara kerja fungsi ini.
Salin contoh data di dalam tabel berikut ini dan tempel ke dalam sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Agar rumus memperlihatkan hasil, pilih datanya, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda bisa menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.
Data


50
23
33175
Rumus
Deskripsi
Hasil
=IF(A2<=100,"Within budget","Over budget")
Jika angka dalam sel A2 kurang dari atau sama dengan 100, rumus mengembalikan "Within budget." Jika tidak, fungsi menampilkan "Over budget."
Within budget
=IF(A2=100,A2+B2,"")
Jika angka dalam sel A2 sama dengan 100, A2 + B2 dihitung dan dikembalikan. Jika tidak, teks kosong ("") dikembalikan.
0



=IF(3<1,"OK")
Jika hasilnya False dan tidak ada argumen value_if_false yang disediakan untuk hasil Falses, maka FALSE dikembalikan.
FALSE

Jika hasilnya False dan argumen value_if_false kosong dikembalikan untuk hasil False (sebuah koma mengikuti argumen value_if_true), maka 0 dikembalikan.
0
Untuk bekerja secara lebih mendalam dengan data contoh di Excel, unduh buku kerja yang disematkan ke komputer Anda, lalu buka di Excel.

Contoh 2

Pengeluaran Aktual
Prediksi Pengeluaran

$1.500
$900

$500
$900

$500
$925

Rumus
Deskripsi
Hasil
=IF(A2>B2,"Over Budget","OK")
Memeriksa apakah pengeluaran aktual di baris 2 lebih besar dari prediksi pengeluaran. Mengembalikan "Over Budget" karena hasil ujinya adalah True.
Over Budget
=IF(A3>B3,"Over Budget","OK")
Memeriksa apakah pengeluaran aktual di baris 3 lebih besar dari prediksi pengeluaran. Mengembalikan "OK" karena hasil ujinya adalah False.
OK)

Contoh 3

Skor


45


90


78


Rumus
Deskripsi
Hasil
=IF(A2>89,"A",IF(A2>79,"B", IF(A2>69,"C",IF(A2>59,"D","F"))))
Menggunakan kondisi IF bertumpuk untuk menetapkan huruf mutu ke skor dalam sel A2.
F
=IF(A3>89,"A",IF(A3>79,"B", IF(A3>69,"C",IF(A3>59,"D","F"))))
Menggunakan kondisi IF bertumpuk untuk menetapkan huruf mutu ke skor dalam sel A3.
A
=IF(A4>89,"A",IF(A4>79,"B", IF(A4>69,"C",IF(A4>59,"D","F"))))
Menggunakan kondisi IF yang ditumpuk untuk menetapkan huruf mutu ke skor dalam sel A4.
C

Contoh 4

Skor


45


90


78


Rumus
Deskripsi
Hasil
=LOOKUP(A2,{0,60,63,67,70,73,77,80,83,87,90,93,97},{"F","D-","D","D+","C-","C","C+","B-","B","B+","A-","A","A+"})
Alih-alih menggunakan beberapa fungsi IF bertumpuk, rumus menggunakan fungsi LOOKUP untuk mencari peringkat huruf yang terkait dengan skor numerik yang disimpan dalam array di rumus.
F
=LOOKUP(A3,{0,60,63,67,70,73,77,80,83,87,90,93,97},{"F","D-","D","D+","C-","C","C+","B-","B","B+","A-","A","A+"})
Alih-alih menggunakan beberapa fungsi IF bertumpuk, rumus menggunakan fungsi LOOKUP untuk mencari peringkat huruf yang terkait dengan skor numerik yang disimpan dalam array di rumus.
A-
=LOOKUP(A4,{0,60,63,67,70,73,77,80,83,87,90,93,97},{"F","D-","D","D+","C-","C","C+","B-","B","B+","A-","A","A+"})
Alih-alih menggunakan beberapa fungsi IF bertumpuk, rumus menggunakan fungsi LOOKUP untuk mencari peringkat huruf yang terkait dengan skor numerik yang disimpan dalam array di rumus.
C+